2. Pastikan bahwa keberhasilan dan kekayaan yang kamu inginkan itu bukan untuk memuaskan nafsu dan menyombongkan diri, tapi untuk tujuan-tujuan yang mulia. Ini penting untuk menghindari kamu melakukan cara-cara yang salah dan serakah dalam meraih keinginanmu.
3. Meskipun keberhasilan dan kekayaan ukurannya adalah uang atau materi, tapi berusahalah untuk mengimbanginya dengan kekayaan yang bersifat spiritual, seperti KEMURAHAN HATI, KERENDAHAN HATI, KETAATAN DALAM BERIBADAH, dsb.
4. Kalau tiga hal di atas sudah tertanam dalam hatimu, maka langkah berikutnya adalah membayangkan dirimu sudah mengalami keberhasilan yang kamu inginkan. Lakukanlah itu setiap hari dan sesering mungkin. Ini bukan sekedar lamunan kosong, tapi suatu upaya pengerahan pikiran alam bawah sadar untuk membantu mewujudkan impianmu menjadi kenyataan.
5. Persiapkanlah dirimu sebaik mungkin – baik fisik maupun mental – dengan melakukan hal-hal yang akan menunjang keberhasilanmu. Jadilah pelajar atau mahasiswa yang baik, bertanggung jawab, disiplin, membangun jaringan persahabatan yang luas dan pergunakanlah waktu dengan efektif. Ingatlah bahwa waktu adalah asset penting yang kamu miliki.
6. Kalau ada kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidupmu, ambillah kesempatan itu. Misalnya kesempatan untuk mengikuti seminar pengembangan diri, atau kesempatan berbisnis.
7. Belajarlah berani menghadapi masalah sesulit apapun dan mencari solusi terbaik, berani menghadapi kegagalan dengan hati yang besar, berani mengambil risiko yang sudah diperhitungkan, berani mengatasi hambatan dan tantangan. Semakin banyak kesukaran yang kamu hadapi, semakin baik bagi pengembangan dirimu.
8. Beramallah. Belajarlah berbuat baik kepada orang dengan uang yang kamu miliki. Ini merupakan latihan yang sangat efektif untuk mengendalikan uang dan melepaskan diri dari keterikatan akan uang. Kalau kita tidak bisa mengendalikan uang, maka uanglah yang akan mengendalikan kita.
9. Mulailah melangkah dari tangga yang paling bawah. (Untuk mencapai anak tangga yang paling tinggi harus selalu dimulai dengan menginjakkan anak tangga paling bawah). Tidak ada salahnya kamu mulai bekerja untuk mendapatkan uang. Tapi setelah mendapatkan cukup uang, mulailah memikirkan bisnis, sekecil apapun. Setelah bisnis berkembang, mulailah belajar berinvestasi.
10. Teruslah berusaha untuk mewujudkan impianmu menjadi kenyataan. Ingatlah selalu bahwa tidak ada jalan pintas menuju keberhasilan dan kekayaan. Hidup hanya satu kali, dan waktu yang sudah berlalu tidak bisa kembali. Jangan biarkan hambatan apapun memadamkan semangatmu untuk sampai pada tujuan. Lakukanlah yang TERBAIK yang bisa kamu lakukan, dan mintalah pertolongan TUHAN untuk memberi kelancaran.
Semoga bermanfaat!
