HASIL kelulusan yang diraih siswa didik tingkat SMA, SMK, dan MAN di Kabupaten Tegal dalam Ujian Nasional (UN) tahun ini, mengalami peningkatan.
Dari pengumuman hasil kelulusan UN tingkat lanjutan atas yang dilakukan serentak Senin (16/5), prestasi kelulusan nyaris 100 persen untuk tahun ini mampu diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN).
Sementara untuk tingkat SMA, kelulusan mencapai 99,84 persen dari semua jurusan, dan SMK mencapai 99,98 persen.
Plt Kepala Dinas Dikpora Drs Edy Pramono melalui Kabid Dikmen merangkap panitia UN, Drs Waudin MSi, menyatakan, dari peserta dan hasil kelulusan yang dicapai siswa tahun ini, ada indikasi peningkatan secara signifikan.
"Untuk kategori SMA sendiri dengan prosentase kelulusan global mencapai 99,84 persen, terinci untuk jurusan IPA 99,98 persen dan Bahasa lulus 100 persen. Untuk jurusan IPS, kelulusan mencapai 99,37 persen. Sementara untuk kategori MAN jurusan IPA dan Keagamaan, kelulusan mencapai 100 persen. Untuk jurusan IPS, nyaris sempurna dengan tingkat kelulusan mencapai 99,80 persen," terangnya.
Dia menyatakan, kelulusan nyaris sempurna juga dicapai kategori SMK yang kali ini mampu meluluskan siswanya sebanyak 99,98 persen.
Lebih jauh dia menyatakan, untuk jumlah peserta UN tahun ini juga ada kecenderungan jumlah siswa yang tidak lulus didominasi jurusan IPS, baik untuk kategori SMA maupun MAN.
"Untuk peserta UN tingkat SMA jurusan IPA tahun ini tercatat jumlah peserta sebanyak 1.510 siswa. Dari jumlah tersebut, yang tidak lulus tercatat 0,02 persen. Sementara jurusan IPS dari peserta 1.912 siswa yang tidak lulus sebanyak 0,63 persen. Dan dari jurusan Bahasa dari perserta sebanyak 12 siswa, untuk tahun ini lulus 100 persen," terangnya.
Sementara untuk kategori MAN jurusan IPA, dari peserta 159 siswa lulus 100 persen, IPS dari jumlah peserta 514 siswa yang tidak lulus mencapai 0,2 persen, dan dari jurusan Keagamaan dari 9 peserta lulus 100 persen. Dan untuk kategori SMK sendiri dari jumlah total peserta mencapai 5.941 siswa yang tidak lulus UN tahun ini mencapai 0,02 persen.
“Bagi yang tidak lulus UN, diharapkan bisa mengikuti ujian kesetaraan paket C yang akan digelar sekitar bulan Juni mendatang. Ini mengingat, tidak ada ujian ulang bagi mereka yang tidak lulus UN. Kami menghimbau, kesempatan ujian kesetaraan ini bisa dimaksimalkan siswa yang kurang beruntung dalam UN tahun ini," tegasnya. (her)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar