Rabu, 18 Mei 2011

Tingkatkan Kretivitas Guru, Oktadika Diluncurkan

UPAYA para penggiat pendidikan di Kota Tegal untuk meningkatkan dunia pendidikan tidak main-main. Itu dibuktikan dengan diluncurkannya sebuah jurnal pendidikan bertajuk Oktadika Literasi Gaya Hidup Guru, Rabu (18/5) di Pendopo Balai Kota Tegal.
Jurnal pendidikan yang dikemas menyerupai majalah ini di gawangi oleh Haryo Guritno SKom sebagai Pemimpin Umum. Sedang Pemimpin Redaksi dipandegani Drs Daryono MSi, Redaktur Pelaksana Surip Maulana SPd.

Sekretaris Redaksi Taufik Purwanto MSi, Penyunting Ahli Prof Dr Rustono MHum. Penyunting Dr Angkatno SH MPd, Rismono MPd, Irawan HG MPd, Dra Sri Wardhani MSi, dan Desai Grafis Hariyanto.
Pemimpin Umum Oktadika Literasi Gaya Hidup Guru, Haryo Guritno SKom mengatakan, jurnal pendidikan ini dimaksudkan sebagai wadah para guru dan dosen, serta pemangku kebijakan pendidikan. untuk mengekspresikan diri melalui penulisan kreatif. Itu tidak lepas dari karya ilmiah dan inovatif bagi pengembangan profesi guru dan dosen. "Oktadika Literasi Gaya Hidup Guru ini diterbitkan oleh Lembaga Pengkaji dan Pengembangan Pendidikan Bahari Center. Dengan penanggungjawab Prof Dr Tri Jaka Kartana MSi," katanya disela-sela acara.
Dijelaskan, tujuan diterbitkannya media ini untuk meningkatkan pemberdayaan guru dan dosen sebagai elemen pendidik. Meningkatkan pengembangan kreativitas guru dan dosen dalam upaya membangun komunitas yang memiliki kemampuan penulisan ilmiah dan kreatif.
Selain itu, juga menjembatani kretivitas guru dalam pencapaian keberhasilan karir. Sejalan dengan terbitnya Peraturan Bersama Mendiknas dan Kepala BKN nomor 03/V/PB/2010 dan momor 14 tahun 2010. Yang mensyaratkan kenaikan pangkat PNS mulai 2013 dari IIIa ke IIIb dan tingkat diatasnya secara berjenjang. Harus dibuktikan dengan kompetensi penulisan karya ilmiah. "Diharapkan materi dalam Oktadika akan menjadi literasi dalam gaya hidup para guru dan dosen."
Sementara itu, saat membacakan sambutan Wali Kota Tegal Ikmal Jaya, Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Disdi), Sipon Junaedi menuturkan, banyak cara untuk menjadi guru yang berkompetensi dan berkualitas. Berdasarkan Permendiknas nomor 16 tahun 2007, tentang kompetensi guru.
Disebutkan, bahwa guru senantiasa harus melakukan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran atau kompetensi pedagogik. "Refleksi ini harus dapat dilakukan guru pada saat kegiatan pembelajaran dari awal hingga akhir. Sehingga siswa nantinya dapat menyerap ilmu dan tanggapan dari hasil pembelajaran," ujarnya.
Bila para guru, lanjutnya, melakukan hal yang sama dengan merefleksikan setiap aktivitasnya. Bahkan diluar proses KBM, kelas, sekolah, akan dapat bermanfaat. Selanjutnya hasil refleksi dikumpulkan dan dituangkan dalam sebuah jurnal. Akan lebih berharga lagi budaya riset dan tulis ini menkadi gaya hidup guru yang dapat ditiru siswa atau guru lainnya.
"Nah dengan adanya Oktadika upaya hasil kerja keras untuk mempublikasikan karya tulis guru patut mendapat apresiasi. Diharapkan dengan lahirnya jurnal pendidikan ini, para guru terpacu untuk lebih banyak berkarya. Dan pesannya agar selalu menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas terbit jurnal pendidikan ini," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar