kita semua masih ingat dengan evoria para siswa karna dinyatakan lulus,tapi bagaimana bagi mereka yang tidak lulus ?apakah ini benar kesalahan siswa itu sendiri karna tidak memperoleh standar nilai yang disyaratkan untuk lulus,tentunya bukan itu satu satunya alasan, banyak sekolah di indonesia,terutama di daerah yang tingkat kelulusannya sangat rendah sekali.
pertanyaannya adalah, apakah dari tahun ke tahun generasi muda kita memang semakin rendah mutu prestasinya ataukah persaingan yang begitu ketat dengan segala aturan dari pemerintah tentang standar kelulusan yang tiap tahun pasti dinaikan?mengapa pemerintah menaikan standar kelulusan tanpa melihat bagaimana perkembangan prestasi belajar siswa,meningkatkah tetap atau bahkan merosot,sedangkan banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan merosotnya prestasi siswa di sekolah,yaitu dari faktor internal sekolah sendiri seperti sarana dan prasarana yang kurang lengkap bahkan mungkin sangat minim,bisa saja pemerintah menerapkan ujian berstandar Nasional,tapi mengapa itu dan itu yang selalu di utamakan,harusnya sekolah juga harus distandarkan dalam artian sarana prasarana pembelajaran di sekolah benar2 mendapat perhatian.
selama ini masih sangat banyak sekali sekolah sekolah dengan kondisi bangunan yang sama sekali sudah tidak layak pakai,celakanya bukan saja di daerah terpencil atau di luar pulau,mealinkan banyak di temukan sekolah di daerah perkotaan dengan kondisi tersebut yang seharusnya tidak demikaian, itu baru dari sisi gedung dan bangunan,bagaimana dengan yang lain,sarana pedukung pendidikan seperti buku buku alat peraga yang tentunya semua itu sangat mendukung sekali dalam mengembangkan dan meningkatkan prestasi belajar siswa disekolah. juga faktor tenaga pendidik yang tidak benar2 bermutu dalam menerapkan pola pengajaran mereka kepada siswa,lalu apa maksud pemerintah menggelontorkan program sertifikasi guru profesional,faktanya banyak pengajar2 kita yang kurang memenuhi standar kompetensi dan qulifikasi tapi dengan mudahnya mereka bisa terjaring Nominasi,saya pikir ini memerlukan kajian yang lebih mendalam baik dari pemerintah maupun dari kalangan pengajar sendiri,jangan semata mata mengejar insentif tambahan semata saja melainkan benar benar dituntut profesionalisme guru yang bisa dipertanggung jawabkan dan dibuktikan baik secara akademis maupun secara wawasan seta pengetahuan yang mumpuni sesuai dengan bidangnya masing masing.
akhirnya kita semua banyak berharap generasi kita di masa mendatang benar benar dapat bersaing di dunia internasional seiring juga kemajuan globalosasi saat ini, dukungan dan perhatian penuh dari pemerintah sangat menentukan sekali, disamping juga teknis teknis di sekolah dalam proses pembelajaran sangat berpengaruh sekali.
harapan masyarakat,semua tanpa terkecuali bisa menikmati pendidikan yang layak bagi anak dan usia didik,tanpa membeda bedakan mereka dari golongan yang mampu atau yang kurang mampu bahkan yang tidak mampu sekalipun mereka berhak mendapatkan pendidikan.kemudahan dalam menentukan sekolah yang diinginkan sesuai dengan prestasi masing2 tidak seperti fenomena sekarang banyak anak dari orang yang kuarang mampu dan miskin tidak bisa mengenyam pendidikan yg diinginkan hanya karna faktor biaya padahal mereka mendaftar di sekolah2 yang notabene berstatus Negeri. sementara banyak pula anak dari mereka yang kaya beramai ramai berjejal mendaftar disekolah sekolah swasta pavorit maupun sekolah berstandar internasional demi gengsi semata.itulah kenyataanya sekarang, lalu siapa mau perduli ???

Tidak ada komentar:
Posting Komentar