Selasa, 03 Mei 2011


Hati-Hati, Modus Baru Gasak ATM Anda


13044135991917070860
Ketika saya menulis posting ini, saya baru saja blokir kartu ATM Mandiri. Antara percaya dan tidak percaya, ternyata uang saya di Mandiri telah diambil oleh maling. Penasaran kan, koq bisa ?


Hujan deras tadi malam di tempat saya, namun karena ada keperluan ke supermarket, saya berangkat juga. Sekalian saya akan mengambil uang cash dan transfer via ATM.
Saya pergi sendiri. Segera saya parkirkan mobil saya persis depan ATM Mandiri pinggir jalan raya,. Nampak beberapa orang bergerombol di depan ATM. Ada sekitar enam orang dewasa sepertinya sedang berteduh, dua perempuan dan empat laki-laki.
Ruangan ATM kosong. Herannya, ketika saya mau masuk, buru-buru seorang laki-laki berumur sekitar 35 tahunan masuk, cukup lama juga. Setelah selesai, dengan sopan ia mempersilahkan masuk. Ternyata kartu ATM saya nyangkut, anehnya dia tahu dan masuk lagi ke ruangan. Ia berkata, ” Tadi saya juga begitu, mau transfer tapi bisa, tuh”.
Saya sudah berusaha mengeluarkan kartu lagi dan akan membatalkan transaksi, tetapi laki-laki itu mendorong kartu ATM saya dengan sengaja. Lalu ia pergi entah kemana.
Mencoba mengeluarkan tetapi tidak bisa juga. Ada laki-laki lain yang seumuran dan necis, mengatakan, ” Bu, telpon saja kesini. Ini nomor petugas Mandiri. Langsung blokir saja, agar aman”. Ia terus merangsek dekat ke saya. Beberapa laki-laki dan dua orang perempuan juga seperti menjaga pintu ATM.
Saya seperti dihipnotis dan disuruh telepon ke nomor 082114976777 yang tertera tepat di depan mesin ATM, dan tertulis kalau tak salah ” Call ATM Mandiri”. Dari telepon seorang pria memandu saya dengan pura-pura menekan angka-angka yang konon akan mengeluarkan kartu saya dan saya pun disuruh menekan PIN ATM saya. Kartu tidak bisa dikeluarkan juga. Sementara laki-laki necis berjaga tepat dibelakang saya. Namun laki-laki itu saya mengatakan, ” Kartu ibu aman, siapa sih yang bisa menggunakan kartu ibu, tinggalkan saja. Nanti juga aka nada petugas bank yang ambil”
Saya melangkah dari ATM serasa melayang. Sambil menekan remote mobil untuk, membuka pintu, dari sudut mata saya melihat orang-orang itu sudah bubar, entah kemana.
Hari ini saya pergi ke Mandiri, saya menceriterakan kisah saya ke Costumer Service. Ternyata uang saya sudah diambil oleh pencuri dengan dua kali pengambilan. Saat itu pun segera kartu saya di blokir. Ada perasaan kehilangan, saya kira manusiawi. Namun saya menyadari, menyesali pun uang itu tak akan pernah kembali. Betapapun berat, saya harus mengikhlaskan kehilangan itu.
Ketika pulang dari Bank Mandiri, sepanjang jalan saya intropeksi diri. Ah, mungkin saja sedekah saya yang masih kurang, atau ada hak orang lain yang masih tertinggal di tangan yang belum tertunaikan. Saya pun segera Istighfar. Ya Tuhan, begitu mudah bagiMu memberi dan mengambil. Berilah aku hikmah dan pelajaran didalamnya. Semoga mereka diberi kesadaran dan mendapat rezeki dari harta yang halal. Tidak sulit bagiMu membolak-balikkan hati manusia.”



Saya sengaja posting kejadian ini agar menjadi pelajaran, terutama perempuan yang hendak  ke ATM sendirian di malam hari. Sasaran mereka konon kebanyakan perempuan dan di rata-rata kejadian di waku hari sudah gelap.  Berharap kejadian yang serupa tidak terulang kepada para kompasianer dan seluruh masyarakat. Amien.
______
Sumber : Kompasiana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar